by

Lead dan Sudut Pandang Berita

Seorang wartawan akan terus berkutat dengan intro atau lead berita, berusaha keras menyajikan intro yang mudah dimengerti dan menarik. Dan, intro berita selalu berkaitan dengan sudut pandang / angel atau viewpoint sebuah berita disajikan.

Tidak kurang Luwi Iswara, Kepala Diklat Kompas yang menyusun buku Jurnalisme Dasar selalu mengingatkan hal itu kepada calon wartawan maupun wartawan yang dididik ulang untuk penyegaran agar tidak sumpek dengan tugas-tugas rutin sebagai jurnalis. Luwi berpendapat, wartawan yang sudah tidak berusaha keras untuk menyajikan intro atau lead yang baik, berarti dia terjebak pada tugasnya sebagai rutinas kewartawanan yang pada akhirnya mirip dengan pekerja di industri-industri.

Lead atau intro berita tidak terlepas dari wartawan menentukan sudut pandang / angel atau viewpoint sebuah berita. Di bawah ini contoh angel berita yang berbeda dari peristiwa yang sama.

Angel 1:

Kelompok tenaga honorer seluruh Indonesa berdemo di Jalan Gatot Subroto di depan gedung DPR / MPR, Jakarta, Jumat (14/3). Demo itu untuk menyampaikan tuntutan nasib tenaga honorer yang tidak kunjung diangkat jadi pegawai negeri sipil (PNS).

Angel 2:

Kemacetan lalu lintas di Jalan Gator Subrot, Jakarta semakin parah setelah lebih setengah badan jalan digunakan aksi demo para tenaga honorer seluruh Indonesia di depan Gedung DPR/MPR, Jumat (14/3).

Angel 3:

Samani, tenaga honorer dari Surabaya bertekad tidak akan pulang ke kotanya sebelum pemerintah pusat memastikan nasib tenaga honorer yang tidak menentu. Dia bersama ribuan tenaga honorer dari berbagai daerah di Indonesi bergabung untuk berdemo di depan Gedung DPR / MPR di Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (14/3).

Pada angel 1, sudut pandang berita berfokus pada aksi demo dan tuntutan dari tenaga honorer seluruh Indonesia. Pada angel 2,  sudut pandangnya dititikberatkan pada kemacetan arus lalu lintas akibat aksi demo tersebut. Angel 3, wartawan ingin menceritakan nasib tenaga honorer yang tidak menentu melalui sosok bernama Samani.

Karena itu, wartawan wajib mempelajari berbagai jenis lead atau intro berita agar memudahkannya menuangkan gagasam  berita dengan sudut yang berbeda. Meski menurut pengalaman penulis, dalam perjalanan mempraktikan jurnalistik, wartawan akan menemukan lead-lead yang disenangi dan lead yang mencoba dia menghindarinya.

Di bawah ini, beberapa jenis intro atau lead.

  • Lead Ringkasan / Summary
  • Lead Narasi / Bercerita
  • Lead Diskripsi
  • Lead Kutipan / Quotation
  • Lead Pertanyaan / Question
  • Lead Tudingan / Accusation
  • Lead Suspend / Menangguhkan
  • Lead Kontras
  • Lead Ekstrim
  • Lead Stakato /Loncat-loncat
  • Lead Epigram /Ungkapan
  • Lead Parodi / Peniruan
  • Lead Humor
  • Lead Kumulatif
  • Lead Dialog / Percakapan
  • Lead Literer

Lead di atas akan dijelas dalam posting berikutnya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed