by

Struktur Berita Piramida Terbalik Kubus

Struktur berita Piramida Terbalik Kubus jarang diperdengarkan di kalangan wartawan pemula. Alasannya, ada kekhawatiran wartawan pemula kebingungan antara konsep struktur berita Piramida Terbalik dengan Piramida Terbalik Kubus yang menyebabkan berita yang dibuat menjadi tidak efektif dan penuh dengan kekacauan makna.

 

Para mentor atau pengajar umumnya mengambil sikap “aman”, membiarkan wartawan pemula hanya mengenal struktur berita Piramadia Terbalik, dan belum mengenalkan struktur berita lainnya. Tujuannya agar wartawan pemula memahami dan piawai dalam menulis berita dengan struktur yang baik, kalimat yang efektif dan logika berpikir yang mengalir dalam berita yang dibuatnya. Struktur Piramida Terbalik sangat cocok untuk tujuan itu. Karena sifatnya yang harus bisa dipotong secara berurutan dari bawah ke atas.

Struktur berita Piramida Terbalik Kubus sebenarnya hanya pada lead atau intro yang menggunakan piramida terbalik. Sedangkan selebihnya berupa kubus. Perhatikan gambar di bawah ini:

Pada lead atau intro berita ditempatkan pada bagian atas menggunakan Piramida Terbalik. Sedangkan sisanya menggunakan struktur kubus atau persegi panjang. Ini berarti hal yang paling penting ditempatkan pada lead atau intro. Seperti yang berlaku pada berita lainnya, maka lead berisikan hal-hal yang paling penting untuk diketahui segera oleh pembaca. Selebihnya, fakta-fakta atau tulisan memiliki derajat penting yang sama, karena itu digambarkan sebagai kubus atau persegi panjang.

Struktur kubus yang berarti memiliki fakta yang berderajat sama, bermakna struktur ini tidak boleh dipotong sembarangan oleh editor. Karena pemotongan berita atau tulisan berstruktur berita seperti ini, jika tidak hati-hati, akan menghilangkan fakta-fakta penting yang pada akhirnya menyebabkan pembaca tidak mendapatkan informasi yang utuh tentang sesuatu gagasan atau persoalan yang sedang disajikan.

Karena itu, wartawan yang akan menggunakan struktur berita Piramida Terbalik Kubus harus memiliki kesepakatan dengan editor / redaksi tentang hal tersebut. Ini berkaitan dengan besaran ruang atau halaman yang disediakan untuk hal tersebut. Tentu saja, editor juga mempertimbangkan apakah penggunaan struktur berita Piramadi Terbalik Kubus lebih efektif atau tidak untuk tulisan yang akan disampaikan wartawan.

Kapankah saat yang tepat menggunakan struktur Piramida Terbalik Kubus? Biasanya, editor lebih berinisiatif dalam menggunakan struktur ini, tetapi bisa juga wartawan mengusulkan penggunaan struktur ini untuk menimbulkan efek psikologis atau memberikan bingkai peristiwa yang lebih utuh. Umumnya, ada dua jenis karya jurnalistik yang menggunakan struktur ini, yaitu wawancara khusus (eksklusif) dan kronologis peristiwa.

Pada wawancara khusus dan kronologis peristiwa, lead berita biasanya berfungsi menjelaskan atau sebagai pengantar agar pembaca bisa mengetahui atau mendapatkan gambara apa yang akan disajikan.

Perhatikan contoh penulisan wawancara di bawah ini:

 

REPUBLIKA.CO.ID, Persaingan menjelang pemilihan presiden (pilpres) tahun ini semakin panas. Apalagi, semenjak PDI Perjuangan mengusung Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo sebagai calon presidennya (capres).Banyak pihak yang menyatakan popularitas Jokowi sulit dikalahkan. Namun, ada satu pasangan yang dinilai bisa mengalahkan Jokowi. Yakni, jika Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto dipasangkan dengan Ketua KPK Abraham Samad.

Partai Gerindra pun menyambut baik ide ini bahkan mewacanakan untuk mewujudkan pasangan Prabowo dan Abraham tersebut. Bagaimana tanggapan Abraham Samad selaku penegak hukum yang tengah berjuang memberantas korupsi melalui KPK? Berikut petikan wawancara Wartawan Republika Muhammad Hafil dengan Abraham Samad melalui sambungan telepon, Senin (17/3) malam.

Ada wacana dari Partai Gerindra untuk mengusung anda menjadi cawapres, mendampingi Prabowo Subianto sebagai capresnya. Apakah anda bersedia?

Jadi begini, bahwa perjuangan dalam memberantas korupsi itu di mana saja. Baik sebagai presiden, wakil presiden, maupun ketua KPK. Karena itu, visi dan misi saya adalah memberantas korupsi. Namun demikian, kalau memang ada wacana menjadikan saya sebagai cawapresnya, maka menurut saya itu adalah takdir dari Allah SWT.

Sekali lagi, menjadi presiden, wakil presiden, ataupun ketua KPK adalah takdir Allah SWT. Sebagai manusia biasa, saya akan mengatakan saya tidak akan mungkin mengatur atau menolak takdir dari Allah. Termasuk, jika takdir saya harus menjadi calon wakil presiden itupun tak akan bisa saya tolak kalau memang itu takdir dari Allah.

Jadi, anda tidak menolak tawaran itu?

Masalahnya adalah, tawaran itu belum pernah saya terima secara langsung. Belum pernah disampaikan secara resmi ke saya. Saya hanya tahu dari berita-berita di media.

Berarti anda menantang Gerindra untuk meminang anda sebagai cawapresnya?

Kalau tawaran itu adalah sebuah takdir, sebagai manusia biasa saya tak akan bisa menolak.

Menurut anda, kenapa Gerindra melemparkan wacana untuk mengusung anda sebagai cawapres?

Saya tidak tahu kalau soal itu

Apakah anda selama ini berhubungan dengan Partai Gerindra?

Gak pernah. Tapi saya ingin mengatakan di mana pun kita berada, kalau kita bisa merubah bangsa ini untuk menjadi lebih baik, itu yang paling penting.

Apakah anda mengenal Prabowo?

Saya hanya tahu dari baca-baca koran atau tahu dari media saja. Secara tidak kenal dia secara langsung.

Yang anda ketahui tentang Prabowo, bagaimana anda menilai dia?

Orang yang tegas dan cukup baik. Visi dan misinya bagus. Apalagi, visi dan misi antikorupsinya. Dia orang yang berkomitmen dalam pemberantasan korupsi.

Selain Gerindra, apakah ada partai politik lain yang menawarkan anda menjadi capres ataupun cawapres?

Itu rahasia, ha..ha..ha.

Setelah ada tawaran seperti ini, bagaimana perasaan anda?

Biasa saja, karena saya termasuk orang yang tidak ambisius. Jadi ketua KPK pun sebenarnya bukan ambisi saya, tapi ini kehendak Allah yang memilih saya menjadi ketua KPK.

Terkait wacana ini, apa komentar dari internal KPK? Apakah mereka melarang?

Tidak, kan di internal KPK sudah berkomitmen untuk menyelesaikan tugas kita. Komitmen kita adalah untuk memberantas korupsi.

Jika anda benar-benar menjadi cawapres dan kemudian terpilih, apa yang akan anda lakukan untuk Indonesia?

Hahaha…saya ini kan tampangnya bukan tampang presiden. Saya ini kan orang kampung biasa yang datang ke Jakarta.

Perhatikan contoh kedua Kornologis Peristiwa:

Merdeka.com – Perdana Menteri Malaysia Najib Razak mengumumkan penerbangan Malaysia Airlines berakhir di Samudera Hindia, Senin (24/3). Pengumuman Najib berdasarkan analisa terbaru dari posisi terakhir pesawat dari satelit Inggris. Sebanyak 227 penumpang dan 12 kru pesawat tidak ada yang selamat dalam kejadian itu.

Pesawat Malaysia Airlines penerbangan MH370 dinyatakan hilang pada 8 Maret 2014 lalu saat melakukan perjalanan dari Kuala Lumpur menuju Beijing. Untuk mendukung pencarian, China telah menerjunkan enam kapal perang untuk menyisir Laut China Selatan.

Berikut kronologi lengkap hilangnya pesawat MH370:

Sabtu (8/3)

00.41: Lepas landas dari KLIA dengan 239 penumpang termasuk dua bayi dan 12 awak kabin.

01.40: Sinyal MH370 dilaporkan hilang dari radar menara pemandu lalu lintas udara (ATC) Subang, Malaysia.

06.40: Jadwal tiba di Beijing.

10.15: Muncul rumor pesawat mendarat di Nanning, China. Rumor dibantah

11.55: Muncul kabar otoritas Vietnam menangkap sinyal pesawat.

12.00: Dalam jumpa pers di KLIA, CEO MAS Ahmad Jauhari Yahya menjelaskan ada warga negara dari 14 negara dalam pesawat. Disebutkan WNI berjumlah 12 orang.

12.30: MAS menyatakan, kontak terakhir dengan MH370 posisinya 120 mil laut dari Kota Bharu.

13.00: China mengirim dua kapal laut untuk membantu pencarian di Laut China Selatan

14.22: Kemlu Indonesia lewat juru bicara Michael Tene menyebut hanya ada tujuh orang penumpang berkewarganegaraan Indonesia dalam Pesawat Malaysia Airlines MH370 yang hilang.

15.00: Angkatan Laut Malaysia bersama dengan Vietnam berusaha mencari pesawat yang hilang di perairan Laut China Selatan.

15.30: MAS meminta kepada keluarga penumpang untuk berada di KLIA pada pukul 18.00 waktu setempat.

16.20: Pemerintah Vietnam memastikan bahwa MH 370 hilang di wilayah udara Vietnam.

18.00: Keluarga korban berkumpul di KLIA menanti kabar pencarian pesawat MH370.

18.00: Vietnam, Singapura, Filipina dan Amerika Serikat bergabung dalam operasi pencarian.

19.00: PM Malaysia Najib Tun Rasak menegaskan, wilayah operasi pencarian diperluas.

21.00: Vietnam melaporkan menemukan dua genangan minyak di wilayah Selatan perairan mereka, diduga dari pesawat yang jatuh ke air.

23.00: Dua orang yang namanya muncul dalam daftar manifest penumpang pesawat Malaysia Airline MH370 ternyata tidak di pesawat. Namun keduanya mengaku telah melaporkan paspor mereka dicuri. Dua nama penumpang itu adalah Luigi Maraldi (37), warga Italia dan seorang warga negara Austria Christian Kozel.

Minggu (9/3)

01.40: 24 jam setelah sinyal hilang pesawat belum juga ditemukan.

05.00: Muncul pernyataan dari AS tentang dugaan teror berkait dengan paspor palsu yang digunakan penumpang.

07.00: The Star memberitakan, pemegang paspor palsu membeli tiket dari China Southern Airlines.

08.40: Perusahaan AS menyatakan ada 20 karyawannya ikut dalam penerbangan MH370.

10.39: Departemen Penerbangan Sipil Malaysia menegaskan, pihaknya melakukan investigasi terhadap penumpang MH370 yang menggunakan paspor palsu.

11.30: Singapura mengirim dua kapal perang dan helikopter serta kapal selam untuk membantu mencari keberadaan MH370. Total ada enam negara membantu pencarian pesawat yang hilang.

14.29: Badan Penegakan Maritim Malaysia (MMEA) mengaku menemukan tumpahan minyak sekitar 20 mil laut selatan koordinat terakhir kontak MH370 dengan radar.

16.34: BBC melaporkan dua orang yang menggunakan paspor curian dilaporkan membeli tiket bersamaan. Tiket itu dibeli dari China Southern Airlines dengan mata uang bath di sebuah agen di Pattaya, Thailand.

17.15: Kepolisian Malaysia mengancam siapapun agar tidak menyebarkan kabar hoax berkaitan hilangnya pesawat Malaysia Airlines.

18.07: Data pemantauan awal yang diperiksa oleh Pentagon menyebutkan tidak ada ledakan di Laut China Selatan berkaitan dengan hilangnya Malaysia Airlines.

20.32: Direktur Jenderal Departemen Penerbangan Sipil (DCA) Malaysia Azharuddin Abdul Rahman menegaskan belum ada kabar baru tentang keberadaan MH370.

20.37: Laporan radar militer Malaysia (Tentara Udara Diraja Malaysia) ada dugaan pesawat berputar balik. Pencarian pun dikembangkan di kawasan Selat Malaka, selain di laut China Selatan.

Senin (10/3)

08.00: Keluarga penumpang pesawat MH370 dari China tiba di Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA) dari Beijing. Tidak diketahui mereka akan dibawa ke mana. Terdapat sekitar 152 penumpang warga China dalam pesawat MH370 yang hilang.

11.16: Otoritas Malaysia mengumumkan tidak ada pertanda baru mengenai kehilangan pesawat MH370. Menurut Direktur Jenderal Departemen Penerbangan Sipil (DCA) Azharuddin Abdul Rahman upaya pencarian di Laut China Selatan dan Selat Malaka gagal menemukan serpihan pesawat.

11.56: Kapal perang China tiba di lokasi pesawat dipercayai hilang.

12.00: Menteri Dalam Negeri Malaysia Ahmad Zahid Hamidi mengatakan dua penumpang berpaspor palsu di Malaysia Airlines yang kini hilang memiliki wajah Asia.”Saya masih bingung bagaimana bisa petugas imigrasi tidak bisa membedakan wajah Italia atau Austria, dengan wajah Asia,” kata dia seperti dikutip kantor berita Bernama.

16.45: Pasukan mencari dan penyelamat dikerahkan ke satu kawasan perairan sekitar Pulau Tho Chu, Vietnam setelah menerima laporan penemuan objek mirip sebuah pelampung.

18.11: Objek kuning terapung di perairan Vietnam yang dikatakan pelampung dari pesawat Malaysia Airlines MH370 adalah bekas pembalut kabel yang telah berlumut.

18.21: Genangan minyak yang ditemukan oleh Badan Penegakan Maritim Malaysia kira-kira 20 mil nautika dari lokasi pesawat MH370 dilaporkan hilang bukan berasal dari pesawat.

20.56: Usaha mencari pesawat MH370 diperluas 50 mil nautika hingga 100 mil nautika dari Igari.

20.49: MAS menambah pesawat untuk membawa keluarga penumpang dari Beijing.

Selasa (11/3)

Lokasi pencarian MH370 makin luas meliputi Semenanjung Malaysia, Laut China Selatan hingga wilayah di sekitar Selat Malaka. Pencarian juga mulai memasuki wilayah Samudera Hindia. Pesawat tak kunjung ditemukan.

Rabu (12/3)

-Malaysia memperluas wilayah pencarian hingga ke Laut Andaman.

-Angkatan udara Malaysua menemukan objek yang terdeteksi radar militer di utara Selat Malaka. Namun, belum ada kejelasan tentang objek itu dan masih diselidiki.

Kamis (13/3)

-Satelit China menemukan objek di Laut China Selatan diduga puing pesawat. Ternyata temuan itu bukan berasal dari MH370.

Jumat (14/3)

-Pencarian meluas hingga ke Samudera Hindia. Ada informasi dari Amerika Serikat bahwa pesawat terbang menuju wilayah Samudera Hindia.

Sabtu (15/3)

-PM Malaysia Najib Razak mengumumkan bahwa pesawat masih terbang beberapa jam sejak tanda terakhir dengan menara pengawas udara. Arah terbang berubah dan sinyal dalam pesawat dimatikan.

-Data satelit menunjukkan kemungkinan pesawat terbang dalam dua koridor yang sangat luas. Koridor utara hingga Asia Tengah dan koridor Selatan di Samudera Hindia. Pencarian di Laut China Selatan dihentikan.

Minggu (16/3)

-Jumlah negara yang ikut mencari pesawat mencapai 26. Penyelidik mendatangi rumah pilot untuk mengungkap soal simulator di rumah pilot Zaharie Ahmad Shah.

Senin (17/3)

-Penyelidik menemukan bahwa pernyataan terakhir dar kokpit. “All right, good night,” disampaikan dua menit sebelum sinyal pesawat dimatikan.

-Pihak Malaysia Airlines menyatakan suara itu diyakini dari co-pilot Fariq Abdul Hamid. Polisi menyelidi kemungkinan motif politik dari Zaharie, diketahui pendukung tokoh oposisi Malaysia Anwar Ibrahim.

Selasa (18/3)

-Australia dan AS bekerja sama mencari pesawat di wilayah seluas 600.000 kilometer persegi di Samudera Hindia.

-Keluarga korban mengancam mogok makan.

Rabu (19/3)

-Malaysia menegaskan bahwa penyelidikan latar belakang semua penumpang dan kru pesawat tidak memberikan informasi signifikan.

-Keluarga korban dari China marah saat jumpa pers di Malaysia.

-Radar militer Thailand menangkap pesawat yang diyakini MH370 beberapa menit setelah berubah arah.

Kamis (20/3)

-Australia menyatakan satelit menangkap dua objek salah satunya sepanjang 24 meter diyakini sebagai MH370.

-Sebanyak empat pesawat diterjunkan ke lokasi sekitar 2.500 km dari Perth.

Jumat (21/3)

-Pencarian terhadap objek diyakini puing MH370 di selatan Samudera Hindia tidak membuahkan hasil.

-Malaysia meminta tolong Amerika Serikat teknologi pencarian bawah air.

Sabtu (22/3)

-China merilis foto satelit objek yang mengambang sekitar 120 KM dari foto objek yang disampaikan Australia.

Minggu (23/3)

-Satelit Prancis juga menemukan objek diduga dari MH370. Temuan tiga satelit itu menebalkan bukti bahwa ada puing di Samudera Hindia.

Senin (24/3)

-China dan Australia mengumumkan objek berbeda di wilayah perairan yang sama. Ini makin menguatkan dugaan MH370 jatuh di wilayah tersebut.

-Angkatan Laut Amerika Serikat mengirimkan alat khusus pencari kotak hitam di wilayah tersebut.

-Malaysia mengumumkan bahwa MH370 berakhir di Samudera Hindia dengan dasar analisis satelit Inggris. Pesawat diasumsikan hilang di laut.

Selasa (25/3)

-Dalam jumpa pers digelar di Kuala Lumpur, Direktur Eksekutif Malaysia Airlines Ahmad Jauhari Yahya mengatakan pihaknya akan memberikan santunan awal sebesar Rp 56 juta (USD 5.000) kepada keluarga tiap penumpang pesawat MH370.[tts]

 

Perhatikan kedua contoh di atas. Keduanya menggunakan lead atau intro berita sebagai pengantar untuk memuat wawancara khusus dan membuat kronologis berita. Pada bagian tubuhnya, tidak bisa editor sembarangan memotong atau menghilangkan bagian seperti perlakuan terhadap struktur berita Piramida Terbalik. Pemotongan harus dilakukan secara cermat pada Piramida Terbalik Kubus, karena jika tidak tepat akan menyebabkan hilangnya fakta penting dalam tulisan itu, sekaligus membuat kacanya makna berita tersebut.

 

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed