by

Tekni Menulis Lead: Quatation / Kutipan

Kekuatan “lead kutipan” atau quatation adalah penegasan terhadap sesuatu atau objek berita. Umumnya, lead kutipan digunakan ketika sebuah peristiwa atau objek berita berada pada pusaran kontroversi yang kuat.

Lead kutipan selalu diawali dengan tanda kutip “ ….”, diikuti dengan orang yang memberikan penegasan terhadap sebuah persoalan. Tentu saja, wartawan harus berhati-hati menggunakan lead ini jika tidak ingin berita yang dibuatnya terkesan seperti cerita pendek (Cerpen). Hal ini bisa terjadi jika wartawan terlalu sering menggunakan kutipan untuk menyusun beritanya, bahkan dari paragraf ke paragraf merupakan kutipan. Ini kesalahan yang bisa terjadi.

Pada berita-berita tertentu, lead kutipan bisa jadi bercampur dengan lead epigram (perumpamaan), lead literer atau lead yang lainnya sesuai dengan kebutuhan. Ucapan tokoh terkenal yang sudah meninggal dikutip dan dijadikan lead untuk menggambarkan topik berita yang akan disajikan, atau kalimat perumpamaan dari sebuah karya sastra atau novel terkenal.

Perlu diperhatikan wartawan adalah apakah ada kata-kata atau kalimat dari seseorang yang memang kuat serta menarik untuk dijadikan lead kutipan. Misalnya, kata itu merupkan kunci jawaban atas persoalan yang menjadi kontroversi selama ini terjadi.

Perlu juga diketahui, lead kutipan berbeda jauh dengan kutipan yang berada dalam tubuh berita, meskipn ada fungsi yang sama sebagai penegasan suatu fakta atau keterangan yang dikemukakan. Perbedaanya lead kutipan merupakan penegasan atau jawaban terhadap topik yang tengah dibahas. Sedangkan kutipan dalam lead merupakan penegasan terhadap kalimat-kalimat atau informasi yang dikemukakan dalam tubuh berita.

Coba perhatikan contoh lead kutipan sebagai berikut:

Contoh 1:

Jakarta – “Aku enggak apa-apa,” kata Joko Widodo atau dipanggil Jokowi, Gubernur DKI Jakarta ketika menanggapi hujatan media dan sekelompok masyarakat terhadap dekrasinya menjadi calon presiden (Capres) yang ditugaskan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Selasa (18/3-2014) di Cawang, Jakarta Barat.

Contoh 2:

Jakarta – “Gue yang nabrak pagar rumah. Lah rumah .. rumah gue. Gue tabrak karena gue kesal ama bini gue. Kok kalian yang pada ribut,” kata AS, seorang pengusaha ternama sambil menggembrak meja dalam acara jumpa pers di Cape 21, Jakarta, Selasa (18/3-2014). Jumpa pers berkaitan dengan kasus penabrakan pagar rumah milik AS oleh sebuah mobil mewah yang tengah diusut kepolisian.

Contoh 3:

Jakarta – “Tolong …” terdengar teriakan di ujung telepon melalui 911. Tak lama terdengar suara letusan senjata api berkali-kali. Polisi menemukan 18 jenazah akibat penembakan oleh lelaki tidak dikenal di sebuah restoran di California, Selasa (18/3-2014). Suara teriakan dan letusan itu diduga dari korban yang sempat menelpon melalui 911.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed